Langsung ke konten utama

Nyeri Dada Lebih dari 15 Menit, Tanda Serangan Jantung


Apakah Anda sempat diserang nyeri dada berkelanjutan dan cukup lama? Sebaiknya berhati-hatilah sejak sekarang. Bisa jadi, serangan jantung sedang menyerang Anda.

Sakit di dada dengan sedikit nyeri memang kerap dirasakan. Biasanya ketika kita terengah-engah atau lelah mengerjakan sesuatu secara bertubi-tubi. Mungkin itu adalah gejala yang wajar. Namun, pernahkah Anda melihat atau mungkin mengalami sendiri nyeri di dada dengan durasi lebih dari 15 menit? Jika ya, jangan mengabaikannya terlalu lama dan justru meremehkannya karena menganggap hal tersebut gejala biasa. Pasalnya, gejala tersebut merupakan salah satu indikasi Anda terserang penyakit jantung.

Dr P Tedjasukmana SpJP, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah menuturkan, sebaiknya jika seseorang mengalami hal tersebut segera memeriksakan diri ke dokter.

Ditegaskan dirinya, nyeri dada yang masuk dalam indikasi serangan jantung memiliki karakteristik tersendiri yang bisa Anda kenali.

"Biasanya nyeri dada itu akan timbul secara tiba-tiba saat seseorang sedang beraktivitas dan lokasi nyerinya itu di belakang tulang dada. Rasanya bisa seperti tertekan benda berat, diperas-peras, ditusuk-tusuk, dan disertai dengan gangguan pernafasan, keringat dingin, serta berlangsung di atas 15 menit dan secara progresif atau terus- menerus meningkat gejalanya," papar di acara konferensi pers "Kolesterol Jahat Membunuh Kapan Saja! dari Pfizer di Fitnes First Senayan City Jakarta, Jumat (1/7/2011).

Namun, Anda pun perlu waspada karena pada beberapa tipe orang gejala nyeri di dada ini justru tak nampak. Dijelaskan Dr Tedja, ada tiga kelompok yang tidak berpotensi mengalami gejala nyeri di dada. Mereka di antaranya adalah orang-orang usia lanjut dikarenakan saraf penangkal sakitnya sudah tumpul seiring perjalanan usia. Tipe kedua adalah ibu-ibu dan ketiga adalah para penderita diabetes.
Di luar gejala di atas, gejala lainnya yang mungkin muncul, yakni perut terasa penuh dan kembung serta tidak nyaman.

Jika Anda merasakan gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan antisipasi secepatnya. Dr Tedja menyarankan segeralah pergi ke rumah sakit terdekat. "Time is muscle. Semakin cepat dibawa ke rumah sakit, maka akan semakin banyak otot jantung yang terselamatkan," saraa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Normal vs Secar

Normal vs Secar? Maksudnya??? Pastinya kalian tau n pernah, bahkan sering denger kan tentang lahiran normal ataupun secar. Ada yang bilang lahiran normal aja gak perlu secar, jaman dulu juga gak ada secar pada bisa normal tuh malah di dukun beranak. Ada juga yang bilang lahiran secar enak gak perlu ngerasain sakitnya konstraksi yang super duper nyeriiiiiii banget. Eitz..... jangan langsung berpikir seperti itu guys. Gini ya.. dulu emang belum ada secar dan alhamdulillah gak kenapa-kenapa melahirkan normal.. tapiiiiii itu tergantung lho ya dengan kondisi ibu dan janin yang memang sanggup untuk proses normal. Saya bilang begitu bukan karena saya pro dengan secar, no no no! Tapi saya bilang begitu karena berdasarkan pengalaman lho ya. Nah buat yang berpikir lahiran secar itu enak itu juga salah besar, karena setelah melahirkan itu sakitnya berkali-kali lipat dari lahiran normal. Pokoknya yang bilang lahiran secar lebih enak karena gak ngerasain sakit pas kotraksi pembukaan 1 sampai de...

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang

P enyebab utama kerusakan hati adalah tidur terlalu malam & bangun terlalu siang. Jangan tidur lewat dr jam 11 malam, krn malam hari pkl. 11 s/d dini hari pkl. 1 adalah proses detox dibagian hati, hrs berlangsung dlm kondisi tidur pulas. Pkl. 1-3 proses detox dibagian empedu dlm kondisi tidur. Pkl. 3-5 detox bagian paru-paru. Pkl. 5-7 detox bagian usus besar, sebaiknya buang air...  Pkl. 7-9 penyerapan gizi bagi usus halus, hrs makan pagi. Begadang & bangun terlalu siang mengacaukan metabolisme tubuh, selain itu dr tengah malam s/d pkl 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang utk memproduksi darah.

Mengapa Kucing Mengikuti Kita ke Kamar Mandi?

Seringkali, itu untuk alasan yang sama bahwa kucing kita mengikuti kita di mana saja. Dia mencintai kita dan ingin selalu bersama kita. Namun, ketika kita masuk ke kamar mandi, kita menutup pintu di belakang kita, itu bisa menimbulkan rasa penasaran dan membuatnya gugup. Kucing kita mungkin bertanya-tanya apa yang kita lakukan di sana dan ingin melihat kita. Karena kucing secara alami selalu penasaran, mencari pemangsa atau mangsa, mereka suka memiliki pandangan penuh dari setiap bagian rumah setiap saat. Dia juga khawatir ada sesuatu yang terjadi pada kita, atau pintu yang tertutup itu menyimpan bahaya tersembunyi yang mengancam kita. Betapa kucing sebenarnya sangat menyayangi dan mengkhawatirkan kita... 😺😸😽